Sebuah pabrik injection molding plastik di Tangerang mengalami masalah dengan limbah produksi mereka. Setiap hari, pabrik ini menghasilkan sekitar 2 ton limbah plastik berupa reject produk, runner, dan purgings. Limbah ini menumpuk dan memakan ruang gudang yang seharusnya bisa digunakan untuk menyimpan produk jadi.
Tantangan Customer
- Volume limbah: 2 ton per hari
- Jenis limbah: Plastik keras (reject, runner, purgings)
- Masalah utama: Menumpuk di gudang, biaya angkut mahal, tidak ada nilai jual
Solusi: Double Shaft Shredder 30 Ton
Kami merekomendasikan mesin Double Shaft Shredder kapasitas 30 ton dengan spesifikasi:
- Dua poros dengan pisau baja keras (tahan aus)
- Low speed, high torque (tidak mudah macet)
- Ukuran output: 20-40 mm
- Sistem kontrol PLC untuk operasi otomatis
Proses Pengerjaan
- Limbah plastik dimasukkan ke hopper shredder
- Shredder mencacah menjadi potongan kecil (20-40 mm)
- Hasil cacahan dikumpulkan dan siap dijual ke pabrik daur ulang
✅ HASIL YANG DICAPAI
- Volume limbah berkurang 80% — ruang gudang lebih lega
- Material cacahan laku dijual — ke pabrik daur ulang plastik
- Payback period investasi: 8 bulan — dari penjualan limbah saja
- Lingkungan kerja lebih bersih — tidak ada tumpukan limbah berserakan
“Setelah pakai shredder dari sini, gudang kami jadi rapi dan limbah plastik yang dulu hanya ongkos buang, sekarang malah jadi sumber pendapatan tambahan. Kami bahkan sudah order unit kedua.”
— Owner Pabrik Injection Molding, Tangerang
Kesimpulan
Double shaft shredder terbukti efektif untuk mengatasi limbah plastik keras dari pabrik injection molding. Investasi mesin ini tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tapi juga membuka peluang pendapatan baru.
